FAQ
Pertanyaan seputar layanan ini.
- Berapa budget iklan minimum yang disarankan?
- Untuk Google Ads atau Meta Ads, kami menyarankan minimum Rp3–5 juta per bulan untuk ad spend agar data yang terkumpul cukup untuk dioptimalkan. Budget lebih besar mempercepat proses learning dan scaling.
- Apakah akun iklan tetap milik saya jika berhenti bekerja sama?
- Ya, akun iklan (Google Ads, Meta Business, TikTok Ads) sepenuhnya milik Anda. Kami hanya diberikan akses sebagai pengelola. Jika kerja sama berakhir, Anda tetap memiliki akun, data historis, dan aset iklan yang sudah dibuat.
- Platform mana yang paling cocok untuk bisnis saya?
- Bergantung pada audiens dan tujuan. Google Ads cocok untuk bisnis dengan produk/jasa yang sudah dicari aktif di Google (search intent tinggi). Meta Ads efektif untuk awareness dan menjangkau audiens berdasarkan karakteristik demografis dan minat. TikTok Ads lebih cocok untuk produk dengan visual menarik dan target audiens yang lebih muda.
- Apa itu ROAS dan CPA, dan mana yang sebaiknya dioptimalkan?
- ROAS (Return on Ad Spend) mengukur pendapatan yang dihasilkan per rupiah yang dibelanjakan untuk iklan — cocok untuk e-commerce dengan nilai transaksi yang jelas. CPA (Cost Per Acquisition) mengukur biaya untuk mendapatkan satu konversi atau lead — lebih relevan untuk bisnis jasa atau model lead generation. Kami akan merekomendasikan metrik yang paling relevan berdasarkan model bisnis Anda.
- Berapa harga jasa kelola Google Ads atau Meta Ads di Indonesia?
- Fee manajemen HW Studio mulai dari Rp3.000.000 per bulan, belum termasuk ad spend (biaya iklan ke platform) yang dikelola langsung oleh klien. Budget iklan minimum yang disarankan Rp3–5 juta/bulan agar data cukup untuk dioptimalkan.
- Apakah HW Studio melayani pengelolaan iklan untuk bisnis di Bandung?
- Ya. Meski tim kami berbasis di Bandung, semua pengelolaan iklan dilakukan secara remote dan kami melayani bisnis dari seluruh Indonesia. Klien dari Jakarta, Surabaya, Bali, dan kota lain sudah kami tangani.